perlahan riak gelombang sungaimu
menghantar cadik sungaiku,
dihamparan penggalang kunikmati sungai
melumur bibir purbamu terapung,
menyatu dayung lintasan martapura mencium galuh,
bayu menyapa riam kanan memuja riam kiri,
dibatas trisakti kulepas ujung sutera jemarimu
menyatu bulir membulir
dibatasan trisakti aku menatapmu Lekat Lekat
gelombang senja menyentuh sendi raga
membuaimu dilengkungan jernih air sejukmu
tersimpuh dibibir angin menyapu batasan trisakti
menembus cakrawala asa diujung penantian
memelukmu didermaga perahu naga,
merenda desah seribu sungai,
seratus kerbau rawa mengiring
tetabuhan rebana para galuh
terapung galuhmu mencumbu asahan
ditelapak tangan mengayak menggaris lintasan
menyulam lorong demi lorong,
mataku menatap tabuhan mengiring salam
bermandikan mantera sukma,
gemericing menghiasi bumi
dihamparan rumah bercagak
mengulas sentuhan disudut nan simpul,
menetak untaian mengayuh cerita purba
sungai ini hidup mengalirkan cinta,
lengkingan bekantan merenggang
perkusi alam hutan bakau menyatu jantung
maka pengarungan menyatu hujan waktu
membuih berkalungkan trisakti
dermaga trisakti
05 Maret 1996
03:14 wita
[with Harley borneo]
.