sematkan aku di rembulanmu,
menuaimu di matahariku,
mungkinkah kutepis fir`aun
menyembuL di pelataran
penuh termaktub,
dogma cinta tertafsirkan
menggelembung para dagelan
dentingan filsafat senyap
menyatu peraduan usang
angkuh tonggak singgasana
terselimuti bongkah karun
merayu molek poselin para
teologiku mencumbu iman
nuzululmu membentang diaLog
saat Maha melintasi namaste
sebutir tanya bertanya
fir`aun purba mentahta
piramid terbalik sudut mata
menyulam nuansa bening
sanubari kasih
.