Showing posts with label sang penjelmaan. Show all posts
Showing posts with label sang penjelmaan. Show all posts

Thursday, 29 November 2012

secawan anggur diatas tungku matahari#

ooohh !!! Rasanya aku tidak meng-inginkan,, 
menjadi anggur dalam cawan disudut Altar ?? ##

 tetesan embun melipat dinihari termaktub dalam kitab taurat berselimut jubah sang penjelmaan makna ??? disini : menunjuk bagian sebelah kiri terbawah berbaring bara penghitungan jejak berpanggut memanggut asa ??? #sebait arakan persembahan semusim: maka tercecap secawan anggur diatas tungku matahari#

tatahan lautanmu,, melempar badai kerinduan tiada terhenti - melintasi sengatan matahari mengulam lengkungan rembulan membinar - disini: kesetiaan karang membiting keabadian cinta laksana lukisan zamrudkhatulistiwa ?? #sungguh kuasamu penjelmaan menjalur makna#

diatas meja persembahan

seluruh tubuhmu gemerlapan bermandi cahaya keringat beraroma surga ?? *disudut ruang dan waktu mencumbu maknamu sang penjelmaan siang dan malam ?? **diatas meja persembahan Langit memuja makna membumi ?? seutas kuasa penjelmaan wanita berjubah menghitam mayang tergerai birahi lautan makna -* #engkaukah sang penjelmaan makna# setiap ukiran mantramu menjelma lalu moksa##

seluruh tubuhmu menjejak langkah matahari bersinar lukisan membara abadi ?? *setiap detak nadimu berseteru nafas berhulu mendesah hilir ?? Ooohhh- sang penjelmaan kuasa membiting hitam mata terputihkan bertulis puisi kenikmatan **baiklah- aku tidak akan menulis puisi lagi untuk Langit ?? Karena telah tergenapkan arah mata angin menoreh kuasa setiap tetesan penjelmaanmu wahai sang makna bertahta ??? #disini aliran detak nadi mendesah tiada kuasa bersetubuh gelora mayangmu saat tergerai satu persatu#

sekejap Langit terkesima : seluruh semesta menjelma makna penjelmaan ?? 
*perlahan tanganmu membuka gelung rambut nan kusut masaii * 

meminjam peti mati dalam sajakMU

ini sebutir pengakuan diujung musim itu: serpihan tubuhmu wahai sang penjelmaan antahberantah berjubah hitam menikam singgasana benak para penggugat makna, demikian matahari bersinar memintal rembulan semalam ???  rembulan malam merubah langit jadi membiru. sebuah pengakuan,tertelan pucatnya tanah dan bebatuan di penghujung musim ** apakah jubah itu menggenapkan langkah?? penggenapan sebutir doa rembulan memintal malam bersetubuh kegelisahan bertatah bayangan pepohonan //  

Ooooohhh- baiklah, direrimbunan itu engkau sembunyikan semuanya?? angin menerbangkan kunang kunang meminjam peti mati dalam sajakMU untuk berenang dibibir malam kelam -  masih menjadi lantunan simponimu ?? *perlahan tersesap aksara tanpa makna ??   heeeiii ... apakah detak nadimu telah menyatu dalam putaran waktu ?? mengapa sunyi itu terpilih menjadi cadikmu menyeberangi makna antahberantah ???

baiklah- dengan sekelebat bayanganmu sang awan menimang arakan memutih makna - sebait kata cinta mengukir tatahan bebatuan antahberantah : diatas dahan tersembunyi punggung merindukan rembulan selama makna membentang ??? 

heiiii ... apakah bara itu dapat menjadi api nan berkobar ?? *sebaris kata : dari nan memutihkan jubah?? *sesungguhnya jangan engkau berlindung kepada kekuatan Sang - untuk engkau pergunakan menatah tameng berperang diatas parasmu bermakna ??? **perlahan membaca mantra-mantra penyembuhan**
oooohhh,, malam ini akan kutimang satu sepatu kaca berlakon antahberantah ??? Seketika Rembulan berceloteh dibalik Sang Mega selaksa : sebait senyoem menikam makna penantian usang **

diantara rimbun pepohonan hutan belantara kata kata,, sepasang mata dengan penuh saga memberangus sukma membuncah raga ?? *sebait makna matahari mencintai rembulan?? Bentangan cakrawala menoreh berjuta kerlipan gemintang menikam kelam malam ??

menulisnya didalam sebutir

baiklah- engkau menulisnya didalam sebutir kosa tanpa kata kata?? 
*disini lautan semakin menggelora birahi menoreh bibir pantai ??
  : celotehmu menikam kepakan camar disetiap senja ??
Ketahuilah: setiap senja aku menunggumu diatas warna lautan nan jingga ??
16/11/12

disana: sepasang mata benderang dari arah kegelapan 
berlari memacu deru membuncah makna usang 
berdaun telinga diatas lingkaran kepalanya ?? 
*masih nyata dalam benak liat pinggangmu menoreh semesta 
saat bertahta disinggasana keanggunan makna?? ** 
Oooohhh-- engkaukah nan bertahta disinggasana ??

sebongkah rahasia ?? 
*seperti itu celotehmu perlahan menikam ruang dan waktu - 
kemudian perlahan engkau kembali menikam kata: 
tiada pernah akan kubuka lembaran kitab usang 
pemberianmu didalam peti matiku ?? 
#dipenghujung malam angin bersemedi menikahi dinihari#  

semua sudah tergenapkan saat jejak membiting 
sebutir perjalanan nan tertetaskan ?? 
*hutan belantara?? 
**sebaris kata tersusun diantara semua perlengkapan 
menuai petualangan alam bebas* 

sebutir kejujuran telah terbunuh diujung belati usang 
sang pecundang !! 
*baiklah- persahabatan itu apa?? 
*diatas kuasa memanggil seberkas cahaya 
memuja langkah bersemayam ufuktimur??
jemarimu menabur cahaya menuai sebait aksara belantara : disini?? 
mimpi rembulan memeluk langkah matahari -







 

oooohhh.. Engkaukah wanita itu ??

oooohhh.. Engkaukah wanita itu ?? 
*perlahan mataku menatap penuh pesona !! 
*diatas singgasana tubuhmu menggeliat penuh ke-anggunan semesta?? 
*mereka memanggilmu ratu penjelmaan kucing hitam ??
ooooohhh- benarkah engkau sang penjelmaan itu ???
16/11/12 

*tarian pedang menulis jemari

tetesan hujan ini : membawa sejuta makna antahberantah- 
saat kita menjejak langkah menikam danau menghujan- 
*menitah makna bersimbah tubuhmu dilabirin senja*labirin disenja-
Senja itu: memberikan kesempatan untuk kita berdua bertarung 
dalam rinai kemesraan belantara hujan*
*tarian pedang menulis jemari menimang kerlipan hujan
*hujan membiting matamu membahana 

ooooo -- itukah permata Nan bersinar diatas makkotamu - 
bersilang tanda kilatan pedang bermakna ??
hujan menikam makna menderas, dedaunan merunduk kesepian
pepatah purba bersilang pedang menebas kebekuan bara lautan*

Sejenak merenung : menyatu titisan kuasa semesta ?? 
*baiklah- ini adalah kematian terindah ?? 

Tuesday, 13 November 2012

setiap tetesan air mata ???

demi segala pencipta semesta :
aku mencintaimu dengan seluruh asa 
ketulusan serta keikhlasan -*

baiklah, senja ini kembali sutera jemari 
melingkari penggenggam- 
kematian nan berkilat tajam 
dengan dua mata pedang 
menghunus angkasa ??

ketahuilah: sayatan pedang bermata dua milikmu 
menggema dua sayap laguna tergenapkan 
menitis merah darah nan memerahkan 
- sniff -

terimaksih untuk tetesan rinaimu hujan: 
perlahan menyatu warna jingga nan menjingga - 
menggenapkan tetesan air mata dalam belantara hujanmu - 
kian menggenapkan rasa membelah jiwa -
//*aku menikmati setiap tetesan air mata 
saat bersatu dengan tetesan hujan dipelukan senja ini *

tetesan hujan ini : membawa sejuta makna antahberantah- 
saat kita menjejek langkah menikam danau menghujan- 
*menitah makna bersimbah tubuhmu dilabirin senja*
//Senja itu: memberikan kesempatan untuk kita berdua 
bertarung dalam rinai kemesraan belantara hujan* sniff*
permata Nan bersinar diatas makkotamu - 
bersilang tanda kilatan pedang bermakna ??
Sejenak merenung : menyatu titisan kuasa semesta ?? 
*baiklah- ini adalah kematian terindah ??
-(N)dan tarian pedang di tangan q mmtog kerapnya jejatuhan hujan.
*hujan itu mlekat pada bola matamu//
aku hanya bangsawan wanita 
yg mncintai keindahan.apapun itu.//lihatlah hujan semkin deras,
dedaunan merunduk kedinginan.
semkin lama pdag ku tak mmpu mnbas dinginya udara



kelam malam ini ?? 
*adalah bagian terindah saat berjuta tahun 
engkau menggenggam jemariku ?? 
*kemudian satu kecupan makna 
menitah binar nan membinar memuja cakrawala ?? 



 

mencintai dengan melepaskan ???

ketika engkau mengajariku mencintai dengan melepaskan- 
tetapi engkau berbanding terbalik dengan semua itu ??!!
//Seperti katamu: engkau anak seorang polisi ?? 
Kenapa melarikan diri dari rumah ??
Ooohh-- jangan pernah engkau minta untuk kukatakan?? 
*seperti matahari itu?? Ooohhh-- 
masih ingatkah engkau tentang kesetiaan matahari ?? 
*mencumbu ufuktimur menireh ufukbarat?? 
*penuh keabadian*
(N) hmmm katakan kalau kau juga mencintaiku 
lalu apa yg harus ku lakukan. q bukan matahari 
yg kdang raib di kaki langit entah kemana. 


ketika terpaku ??!!
- kian memaku makna ??!!

Engaku bersabda: senantiasa Langit perlahan menoreh hujan?? 
*baiklah ini sebilah tarian hujan terhisap makna ??  10:11:12
Mengapa?? *apakah langkah kaki kecilmu tersulam singgasana usang ??
(N) hujan tak akan hilang,hujan itu abadi.
tanah berubah basah karena hujamannya.

terlalu kejam untuk rerumputan kecil. 
ia trtinggal di tanah basah,membentuk jejak jejak cinta
tapi aku tak tahu kemana ia akan melangkah. 
maka: berdirilah tegak dan kuat dikakimu sendiri ?? 
*sambil membaca mantra*
ku biarkan hujan mnghujam q dengan jejatuhannya


Ketika langkah kaki kecilmu 
perlahan tersulam 
diatas tanah basah nan membasah -

Ketika pusara mantra tertulis makna 
menikam sebait puisi kembara -

apa?? tiga kreteria itu ?? - 
baiklah semuanya ada padaku- 
ternyata campoer adoek 
seperti gadogado : celotehmu- 
*pakai cabe sepuluh* 
sembari mengusap dahi 
membersihkan keringat 
menetes deras bagaikan hujan - 
disebelah utara seorang wanita muda : 
menghisap rokoknya -
kemudian 
menebarkan diatas cakrawala 
nan meliuk tanpa kuasa : 
sekali lagi itu celotehmu 
menembus kelam malam ??

gemerisik air menoreh tiang pancuran usang- 
seorang wanita beranjak memetik renta 
menaruh gerenuk mengambil tetesan dahaga kehidupan- 
diatas langit angin mendesau tiada terhenti 
meniup buhul buhul kenikmatan surgawi- 
sebaris kepakan kelelelawar menggaris awan senja 
dipelukan warna jingga - *satu kuasa bermakna disana*

hello dear ?? *tiba tiba simponi itu menikam jiwa ?? 
*sekarang sudah pukul berapa?? *apakah matahari tiada lelah?? : 
dengan penuh kelembutan engkau mengatakan itu Sang Rembulan ?? *

para tetabuhan kian menggema melintasi batas kehidupan anyahberantah - 
disini sebait puisi terbiting tiang pancang bergelombang lautan birahi - 
*baiklah: ini segenggam kepedihan tergadai diatas altar sunyi*
(N)sunyi menjadi teman,ketika ruh menari mnju bulan. 
Saat tiang layar patah dan tak terkembang.terhempas,karam
kehlngan arah tujuan terkatung-katung dalam gelap.terhempas badai 
menggelora.udara khlangan sayap para burung. 








 

RUHmu?? RUHku??

ketika lautan meminta RUH berkafan karang terjal - 
ketika gelombang menghantar RUH membiting badai - 
ketika ombak terpercik RUH membakar pedupaan abadi 

Ketika sebutir nafas persembahan semesta 
terbujur membiru diatas altar sunyi  ???
//
(N)bintang membuka pintu langit,mengirim sabda 
pada hamparan bumi. menerangi jiwa membiru
sabda itu terlukis pada beningnya air sungai,
yang akan melarung sebuah sampan menuju muara ahkir.
// Baiklah- dipenghujung kata sebaiknya 
engkau melukis berjuta wArna disana??
(N)berjuta wrna yg trsembunyi di bebatuan 
karang,ikan berenang hilir mudik,
mengecup sinar matahari di permuakaan
mninggalkan jejak gelembung di sepanjang bibir pantai.
mengundang camar untuk memijakkan kaki,
menatap nun jauh pada matahari
//Sambil menganggukkan kepala: menatap hamparan kuala?? 
*karang terjal memecah ombak menebar makna membuih ??? 
karena : semua telah tergenapkan- 
persembahan memiliki makna terhakiki ??

// Ketika satu cahaya abadi matahari 
bersinggasana jiwa sang gemerlapan 
(N)mengupas kesunyian melnyapkan kegelapan.matahari 
melupakan mimpi,mendatangkan harapan di esok hari

//ketika hamparan bumi kerontang 
meminang Langit menetes hujan - 
ketika hamparan bumi bersimponi 
alam semesta memeluk Langit menetas belantara 
(N) rerumputan tertawa,bunga bunga memekarkan mahkota.
pepohonan mengulur dedaunan mengusap air mata langit 
langit sedang berpuisi.ia terhanyut oleh sajaknya yg terlukis di awan gelap.
//Semesta - tiada terbatas - tidak terdapat atas dan bawah - 
seperti jiwa jiwa sang kembara ??  
mengusap air mata Langit ?? 
*mengapa demikian ?? 


//Ketika ??!! Sebait Mantra - 
berselubung Bara Pedupaan Menggema ??!! 
 (N)pedupaan menggema-di iringi semerbak bunga.
penenang symphoni di alam keabadian
temukan ditumpukan cerita-cerita usang 
yang telah dibaca berulang ulang ??
rasakanlah detak nadimu- saat matamu perlahan meremang ?? 
Diantara beriana hitam memutihkan terlintas makna tertetaskan ??
lihatlah:kupulangkan makna yag tak kumengerti padamu.
maka uraikanlah sprti gulungan ayat,jantugku yg brdetak menghflnya

Disini: sambil menunjukka leher sebelah kiri- 
sedikit kebawah sepuluh centii - 
deburan ombak itu menyatu makna tertikam keranda badai ???
diam:langit sudah berpikir sebelum mngulurkan badai,laut 
sudah bertitah sbelum ombak menghempas.titip pada desiran angin
diatas Kuasa- perlahan bait bait semesta terbiting 
satu persatu meminang lembaran purba ??
mungkin,aksaranya hanya terbaca oleh yg disuka olehnya.
aku belajar pada smesta tanpa tahu isinya.



apakah air dipinjam matahari ??!!
apakah air dikembalikan rembulan ??!!

apakah tetesan air menoreh tarian hujan ??!! -
apakah tarian hujan menoreh tetesan air ??!!
(N)kuhadiahkan padamu berjuta bintang.
ia hadir dipelataran rumahmu tapi
tiada tersentuh olehmu.bersama langit dan bulan 
// Baiklah- sebutir lukisan semesta + 
menggenapkan detak nadi mencumbumu
setiap jengkal RUHmu terhantarkan ??
maka: semua ikan orange,bintang lebih tua 
dari kitab purba.ia sudah menghuni angkasa 
jauh sebelum semua tercipta.terimakasih aku sng  
tatahan makna nan mencandi dilintasan sang kuasa?? 
*sebutir titian menoreh kosa tanpa aksara ?? 


(N)dan makna itu terpecah saat melewati sela dedaunan, 
meluruhkan embun di jendela kaca,memulangkan kabut 
pada dingin. 
-menunggangi langit malam brsama bintang bintang.
esok:ia akan tetap begitu
 
gemerlap itu dari matamu.juga bayangan bulan 
yang terpantul di air.ku pinjam syp albratos 
untuk trbng ke timur //
lar ku masih menyimpan bau kenangan tanah barat 
yang q tinggalkan.tmpat aku bljar terbang dan mncpta hasrt

lar putih menghilang di antara awan.menghujam timur 
meninggalkan barat.menyayat kaki langit
#menju dunia impian#

// aku akan mencumbumu penuh kesetiaan- 
melintasi ufuktimur memuja ufuk barat _ 
segera genggam ujung jemariku penuh kelembutan- 
maka akan kupanggut germerlapan cahaya 
nan menoreh jiwa selaksa
*ada satu makna matahari bertuliskan rembulan* 
rembulan meminjam cahaya pada matahari. 
//seketika terbiting makna menitah larmu 
mengembang dua arah barat menikam timur??
 #menggema langkah memuja# 
Apakah engkau mengetahui makna Larmu?? 
Tentang makna menghujam ?? 
#sebutir puisi cakrawala# 
 




 







 





 

Puisi Yang Diikat Pita Biru

Puisi Yang Diikat Pita Biru 
(Cat,Moon,Quen Menali, Rainbow Hyena)
from: Nami Nightray Deathberry

I
Kupandang bening matamu,
di bawah derai hujan.
Langit terus menjulurkan halilintar.
Jantungku baru saja tertikam paramg,
terbunuh cinta tak adil.
Jubah embunmu membungkusku, dari tusukan hujan yang kubenci.
II
Namamu Menali, ratu dari istana keheningan.
Negerimu ada di balik rumpun bunga.
Saat subuh tiba, jubah embunmu berkilau
tertempa sinar matahari.
Ratu menali, mahkotamu adalah rangkaian melati.
Yang tumbuh di taman hati.
III
Menali, saat melihat kumpulan sajakmu,
aku ingin pandai berpuisi.
Kata Tuan Burung Hantu, datanglah ke negeri di kaki pelangi.
Ada hakikat puisi yang kau cari.
Tapi, hujan masih turun tiada ampun.
Sebelum pikiranku di tumbuhi jamur, angkatlah jubahmu.
Biar ku jemput mimpi di situ.

IV
Menali, aku harus pergi
ke negeri di kaki pelangi.
Saat langit melahirkan matahari, kumulai kisahku.
Tapi, aku kan pulang menemuimu lagi.

V
Pohon-pohon telah jauh tertinggal di belakangku.
Di depan masih ada jalan yang belum ku tempuh.
Aku mendengar suaramu terbawa angin,
menyurat pada dedaunan.
Ku titipkan pada kunang-kunang, jangan khawatir.
Jauh sebelum kuukir namamu, pada rumpun bunga,
yang di huni keluarga kelinci.
Ibu bulan sudah bersamaku.
Ia punya jubah sepertimu.
Tapi bertahta sejuta bintang.
Ganasnya badai musimgugur tak akan padamkan kobaran api di dadaku.
Kerap hujan menghalangi pandangan mataku.
Tapi, ibu bulan melindungiku dengan jubahnya.

VI
Menali...
Aku belum menemukan ruh puisi yang kucari.
Aku memang sampai di negeri pelangi.
Lihatlah,
ku ajak seekor hyena berbulu pelangi.
Di itu penjaga gerbang negeri di kaki pelangi.

Menali.,dia tak mau mengajari hakikat puisi,
justru menceritakan enggang dan pipa raja.

Benarkah kata ibu bulan,
Hyena ini makhluk bijaksana.

Dia menggigit tengkukku dengan taringnya,
menyuruhku pulang padamu.
Ku ajak saja dia pulang, agar ia jadi teman.

VII
Hyena berbulu pelangi, suka melihat matahari.
Berkali kudekati, ia tak mau bicara.
Terserah anda Tuan Hyena,

Duduklah di taman bunga, bermandi matahari.
Aku berdiri di belakangmu saja.
Diantara kelopak bunga yang berhamburan di bawa angin, kulihat ekormu.
Kalau di sini aku tak perlu sembunyi.
Karena kau tak akan bisa menggigitku.

VIII
Menali, maaf kupinjam mantelmu.
Harus ku cari ruh puisiku.
Kuterjang deras hujan, kumenangis saat badai menggelegar.
Hingga takdir berhenti di negeri berpasir putih.
Ia tanah milik ibu laut.

Jiwa ibu laut memanggilku,
ayo kubimbing temukan ruhmu.
Ibu laut, aku tak bisa bernafas di tempatmu.
Kuberikan seorang teman untukmu.

IX
Ikan orange muncul menyembul.
Ia menarikku membawa masuk ke dalam jiwa ibu laut.
Ibu laut lebih besar dari yang ku kira.
Semua penghuni lautan,
tinggal di dsalam jantungnya.

Kalau begitu sebesar apa mata, tangan, dan kakinya.

Ia meniupkan ruh untukku.
Dari bebatuan terumbu karang.
Itu ruhmu, carilah sendiri bentuknya.

Ikan badut, lihat ada gelembung dari senyuman di mulutku.
Kita akan bertemu lagi.
Terima kasih, jaga dirimu.
Agar burung pelikan tak memakanmu.

X
Ibu bulan, ruh puisi ku sudah ku genggam.
Aku tinggal meniupkannya di bait-bait aksara.
Nanti kubuatkan puisi untukmu.

Menali. kukembalkan mantelmu.

Hyena berbulu pelangi, jangan gigit kupingku lagi.
Akan kubaca enggang dan pipa.
Sampai kutemukan hakikat puisi.

Untuk Menali, ibu laut menitipkan mahkota.
yang terbuat dari air hujan.
Kenakanlah, tuk menyempurnakan kedudukanmu,
di istana keheningan.
Mungkin hujan, bisa menjadi melodi untukmu.

Lindungi aku dengan jubahmu.
Dari hujan yang ku benci.
Aku tak suka, bulu jingga ku basah lagi.
Seperti kemarin.