: menggaris sapuan cahaya
memuja tetesan malam
hembusan angin barat
menikam perbatasan
tangga mencumbu cadikmu semalam,
pada tumpukan kayu
terpenggal tungku
menitah kobaran api,
ketika kosa bertaji menetak kata
tersimpan sayatan, s
erpihan ritme melempar buih
rongga langit bertatah singgasana
antahberantah,
seketika kutipan bentangan satinmu
bercorak pelangi menggenapkan perjalanan
Lentingan antahberantah
memujamu tahta satu disatukan
balutan berkerudung,
sebutir karang merindukan gelombang pasang
tertikam keadilan membisa Langit,
bentangan luas samudera asa
mengulam tetesan rekahan sajak air sejarah,
menatah tongkat musa melempar mukjizat gada
bertungku petir memeluk api,
para dewa bersimponi gunung
menjulang harapan gelombang dewi lautan
menggaris sapuan cahaya
memuja tetesan malam
menikahi keheningan,
mantramu tersesap putaran kekuatan cinta
diatas langit biru,
dentingan angin menebar sayap
menggema terbang para awan,
dipenghujung nafasmu
bertahta salju memutih senja,
cabang-cabang pohon penuh warna tiada bernama,
menggumpal gelora langit
memuja matahari menitah makna
:21
.