:
ketika matamu membinar melintasi tikaman senja
ketika tarian hujan tergenapi diperaduan pajang
ketika perlahan malam memeluk langkah menjejak
ketika dua tahta bersinggasana para dewa dewi
ketika satria menimang aksara bertabuh kata bermakna
ketika tubuh terbalut legam bertudung pelukan malam
ketika simponi bergenta menembus lantang membaja
ketika langit bersatu membumi menderap langkah mata
ketika hakikat memuja lukisan jiwa menikam nikmat
ketika menghela desah menghayat kecupan telingamu
ketika satinmu mengepak larmu memelukku terbang
ketika berjuta sutera kelambu berselimut kenikmatan
ketika tiga makna satria menikam langkah purba
.
:I will fly high into the sky with all the dreams and all my inspiration:
Showing posts with label sentuhan mata. Show all posts
Showing posts with label sentuhan mata. Show all posts
Monday, 19 March 2012
Sunday, 4 March 2012
:
hamparan kasih
menuai dahan ranting
tersemai pertapaan purba
perputaran semesta alam membesi
memancarkan kekuatan menjurai
putaran sempurna tetesan tirta
alam membahana
dibatas rentang dua laguna
tertetak desah
kemarau panjang
mencumbu mata bersihir
kekuatan belantara
kenikmatan
tetesan tirtamu
menikam kekuatan
putaran alam semesta
membiru hamparan
lautan pilihanmu berwarna
kerinduan kepakan sayap
menetas larmu perlahan
menyelami asa menghening
putaran waktu
memberangus satu sayatan
merangkai kekuatan langkah
permata menuai makna
.
.
hamparan kasih
menuai dahan ranting
tersemai pertapaan purba
perputaran semesta alam membesi
memancarkan kekuatan menjurai
putaran sempurna tetesan tirta
alam membahana
dibatas rentang dua laguna
tertetak desah
kemarau panjang
mencumbu mata bersihir
kekuatan belantara
kenikmatan
tetesan tirtamu
menikam kekuatan
putaran alam semesta
membiru hamparan
lautan pilihanmu berwarna
kerinduan kepakan sayap
menetas larmu perlahan
menyelami asa menghening
putaran waktu
memberangus satu sayatan
merangkai kekuatan langkah
permata menuai makna
.
.
Tuesday, 11 October 2011
*51
: menggema sentuhan mata
tertatah tebing pendakian
benderang cahaya matahari
kian meredup tertetak
tumpuan padang ilalang,
gemintang menebar tanya
melintasi garis perbatasan
bebatuan purba,
seribu cerita bertopeng
tertatih permukaan dentingan ujung daun,
hamparan padang rumput bersatu
melukis dua hari bertahun silam,
rembulan bersumpah setia
mencumbu matahari berpucuk pohon pinus,
serpihan cahaya bersinar
menggenapkan putih hari
salju pertama diujung hidungmu,
menggema sentuhan mata
tertatah tebing pendakian
beraroma kenikmatan panjang
membentang ketukan berpintu mata
menggaris kuas berakar warna-warni,
saat wajah bertatah pada hamparan
tiga puluh enam musim melukis senja,
mengalir hening merenda kehidupan,
melingkar akar berdahan megah
bercinta diranting sepi,
seketika menjelma rembulan
tertetak peraduan panjang
berbait kosa usang,
:10
.
tertatah tebing pendakian
benderang cahaya matahari
kian meredup tertetak
tumpuan padang ilalang,
gemintang menebar tanya
melintasi garis perbatasan
bebatuan purba,
seribu cerita bertopeng
tertatih permukaan dentingan ujung daun,
hamparan padang rumput bersatu
melukis dua hari bertahun silam,
rembulan bersumpah setia
mencumbu matahari berpucuk pohon pinus,
serpihan cahaya bersinar
menggenapkan putih hari
salju pertama diujung hidungmu,
menggema sentuhan mata
tertatah tebing pendakian
beraroma kenikmatan panjang
membentang ketukan berpintu mata
menggaris kuas berakar warna-warni,
saat wajah bertatah pada hamparan
tiga puluh enam musim melukis senja,
mengalir hening merenda kehidupan,
melingkar akar berdahan megah
bercinta diranting sepi,
seketika menjelma rembulan
tertetak peraduan panjang
berbait kosa usang,
:10
.
Subscribe to:
Posts (Atom)