
: satu menguntai dua
hembusan nafas malam
tersesap aliran sungai kerinduan,
tetes hulu menuai dewasa
bermekaran kuncup muara,
gelora hujan menetes perjalanan
tertikam sejarah kitab rumah bercat putih,
para penggembala menghalau ternak
menguntai panah negeri raja diraja,
pinanganmu tertetak pangeran
bercadar tonggak dermaga,
diperbatasan lautan
tambatan gelombang
memeluk makna
satu sinar matahari
dilintasan memeluk membumi ,
dua cahaya rembulan
merenda malam melangit,
perlahan ufuk timur menjelma l
aksana secercah lingkaran mentari,
menggenang jingga nan menjingga
tatahan mata dewa menikahi lautan,
satu menguntai dua
menggenapkan perjalanan
membirukan
selendang rintik hujan
bersilang tangan padang gersang,
sebait lingkaran waktu
menghantar ukiran perbatasan,
kerlipan belantara gemintang
bertaburan savana menghijau hamparan,
kulintang menggema tungku
melintasi kampung tua,
cadikmu menyetubuhi labirin
kehidupan berselimut
pijaran lantunan lilin lilin kecil,
telunjukmu berliontin secercah
khandil keabadian
> 01:02
.
