Showing posts with label titah kayungga. Show all posts
Showing posts with label titah kayungga. Show all posts

Tuesday, 30 March 2010

baluwarti




: titah kayungga terbenam langit
membenam sesak kian membeku ,



membentang ketukan berpintu mata
menggaris kuas berakar warna-warni,
saat wajah bertatah pada hamparan
tiga puluh enam musim melukis senja,
mengalir hening merenda kehidupan,
melingkar akar berdahan megah
bercinta diranting sepi,
seketika menjelma rembulan
tertetak peraduan panjang
berbait kosa usang,

membentang makna titah kayungga
terbenam langit bercakrawala jingga,
serpihan ujung malam menebar kelam
membenam sesak kian membeku ,
menguntai gelegar gelombang
menikam ombakmu kian berbuih,
ketika kaki kecilmu menikam
tatahan perjalanan detak kian bergetar,
Lukisan mega melipat sutera
tanganmu beralusi baratayuda

membentang tatahan wisnu
berukir sepasang tanda,
menggada kosa menikahi kata
berpelukan makna dipalungmu,
serpihan antahberantah
titisan balada mencandi kurawa,
setetes kenikmatan mengaum halilntar
tertikam aliran membelah kuala
baratayuda tercipta,
satu baitmu tersayat makna
disatukan desah meringkik malam,
memuja satinmu bergelora nafas
menggaris kekuatan aroma lingkaran,

membentang makna titah kayungga
tersesap tikaman aliran
membelah kuala baratayuda,
dipenghujung lautan melempar layar
membelah kurusetra,
hamparan cakrawala menisik tinta hitam
membening tirta tersapu riakan awan,
setetes hulu menguntai aliran belantaramu
menggenang luapan mata air berkuala,
gemulai lantunan simponi para dalang
menebar lentingan gemelan sendratari berkisah,
ukiran kitab purba menggenapkan
penantian panjang,

melukis setitik sudut sepi
kian meremang desah bercinta,
Lukisan para lebah berdengung
tembang jingga tertatah membiru
benteng baluwarti



sepanas kotamu:
makna :121011




.