Showing posts with label ketika menggema ayat. Show all posts
Showing posts with label ketika menggema ayat. Show all posts

Sunday, 11 March 2012

:

ketika langkah renta menuai usang menggaris makna
ketika daun daun berguguran tunas tunas tumbuh
ketika tulang tulang bersisihan tatahan antahberantah
ketika menggema malam berpeluh kerinduan menggema
ketika sunyi menjelma siang membeku ragian bermakna



.
:

ketika bentangan tubuh terbakar kekuatan sinar matahari
ketika titisan semesta melahirkan lingkaran makna alam
ketika belulang berseru lipatan pengorbanan pertanda
ketika dewa melempar tajam kutukan menuai bencana
ketika persembahan bercermin istana bertahta antahberantah
ketika lingkaran meja tergenapi lukisan berpalung nisan
ketika lengkungan pelana berpacu langkah kian menderap
ketika perlahan cakrawala pandang memutih keremangan



.
:

ketika bentangan tubuh terbakar kekuatan sinar matahari
ketika titisan semesta melahirkan lingkaran makna alam
ketika belulang berseru lipatan pengorbanan pertanda
ketika dewa melempar tajam kutukan menuai bencana
ketika persembahan bercermin istana bertahta antahberantah
ketika lingkaran meja tergenapi lukisan berpalung nisan
ketika lengkungan pelana berpacu langkah kian menderap
ketika perlahan cakrawala pandang memutih keremangan



.
:

ketika bentangan singgasana raja menjelma
ketika tatahan cawan mengguman terselimuti awan
ketika rapuh menungkai balutan mendesah nafas
ketika kain tebal menikam kebekuan menebal kematian
ketika berkata kitab taurat menetak perawan melawat asa
ketika sang mulia menggema titah menutup mata
ketika kosa berkereta berdepa pengharapan usang
ketika tangan menikam pedang berurai air mata
ketika perlahan nafas menjelma putih memutihkan



.
:


ketika lukisan jiwa menggema pelataran bermega
ketika lengkungan pelangi menetak kelam antahberantah
ketika sunyi menyetubuhi ragi bertahta berjuta kata cinta
ketika lentera membiting pusara berdetak nadi Tuhan
ketika malaikat menebar aroma kenikmatan cinta



.
:

ketika tarian hujan membiting rinai terlafadzkan
ketika daun kerinduan mengering mulai berguguran
ketika senja kian menepi memuja kelam malam
ketika sisi empat memerah banten bertingkat singgasana
ketika kerinduan menitah mimpi secawan altar persembahan
ketika matamu mengatup menggema mantra kian meredup


.

Thursday, 8 March 2012

:

ketika bayanganmu tubuh alam semesta membayang laksana
ketika lukisan punggungmu menikam jejak pertapaan purba
ketika tangan mendera gelombang lautan pilihanmu bertahta
ketika hamparan langitmu mencagak titian pertarungan baqa
ketika satu persatu kekuatanmu menjelma meringkih asa
ketika mencadikmu memintal pelukan antahberantah bermakna
ketika hamparan memutihkan lukisanmu memuja selaksa
ketika makna demi makna membentang memuja kerinduan
ketika berjuta kosa cinta tercecap dipelukan antah berantah




.
:

ketika langkah 1
ketika langkahmu memuja cakrawala antahberantah
ketika mendetak nadimu mendera jejak menjalur asa
ketika putaran maknamu menggenapkan lantunan semesta
ketika pertapaan usang memintal lautan pilihanmu
ketika deburan ombakmu menggenggam tubuh karang
ketika simponimu memukau peraduan panjang semalam

ketika langkah 2
ketika sebutir perjalanan memukau baqa melintasi makna fana,
ketika makna merenda lautan pilihanmu tiada terbatas aralmerintang
ketika memujamu dipelataran empat penjuru angin purna laksana
ketika bentangan layang menikam kemudi membuncah dermaga
ketika membentang cakrawala memuja tanjung menikam selat keabadian



.
:

ketika makna 1
ketika mendetak makna membelah relung terdalam
ketika satu matahari terlintasi menikam kerinduan
ketika ufuk timur perlahan melempar semburat

ketika makna 2
ketika setengah matahari memuja pertapaan usang
ketika langkah memuja deru kian bermakna menderu
ketika tatahan rembulan menitah dua puisi singgasana
ketika ufuk barat merenda jingga nan menjingga

ketika makna 3
ketika pelataran menoreh nadi memerah putaran
ketika senja menikahi malam mengguman kelam
ketika ujung jemarimu mendera parasku menggema
ketika desah ombak lautan pilihanmu menghantar asa
ketika peraduan panjang tergenang mata air keabadian
ketika mimpi tenggelam memujamu tiada terbatas

ketika makna 4
ketika makna menulis kata tanpa kosa bermakna

ketika makna 5
ketika jingga nan menjingga bertahta menetak ribuan langkah
ketika pusaran angin menggenapkan pemujaan para dewata
ketika pertapaan memukau antahberantah memerah makna
ketika belantara sukma mengembang layar pendakian bersinggasana





.

Monday, 5 March 2012


:

ketika ayat 1
ketika langit melempar hujan menjelaga butiran merepih
ketika mentari merona sinar membakar perjalanan hari
ketika pertengahan nafas menetak aliran detak nadi

ketika ayat 2
ketika langkah kaki menjejak tungkai memuja semberani
ketika simponi berkumandang melukis ringkik hampa
ketika senja menabur bulir peluh tertatah tarian hujan

ketika ayat 3
ketika kelam mengukir malam diperbatasan kerinduan
ketika pertapaan mengguman usang pendakian bermakna

ketika ayat 4
ketika lonceng keberangkatan memuja setengah rembulan
ketika peraduan panjang memeluk desah penantian
ketika lenguh dini hari berkumandang simponimu azan

ketika ayat 5
ketika menggeliat tubuh menggenapkan setetes dahaga

ketika ayat 6
ketika penantian panjang dilintasan mencadi bayangan
ketika menderu langkahmu menuruni tatahan berlembah
ketika kutulis lantunan mantra menggema sayap laguna

ketika ayat 7
ketika melukis gelombang awan kian berarak bersinggasana
ketika anak panah melintasi busur tertikam membumi
ketika simponi terhantar memuja berpunggung langkah
ketika lingkaran menggema penantian sebutir keabadian

ketika ayat 8
ketika melintasi langkah memujamu antahberantah membahana

ketika ayat 9
ketika langkah tersesat melintasi cakrawala bermakna
ketika tertulis enam cahaya matahari menikam desah
ketika membahana memujamu berbasuh air kesucian
ketika perlahan memeluk kerinduan kecupan paras laksana
ketika mengikat pintalan kuasa semesta dihamparan sajadah
ketika membalut beriana hitam memutihkan pertapaan purba

ketika ayat 10
ketika berjuntai searah menggaris makna menatah jingga nan menjingga
ketika memuja benderang bertatah jemari berselendang perjamuan malam,
ketika makna menoreh dipenghujung lingkaran mereguk setetes kenikmatan
ketika membayang gelora lantunan gelombang lautan pilihanmu bermakna








.