saat mata dewa menyingkap kelam malam, setetes embun perlahan memudar dihamparan ladang ladang gersang, mendetak nadi menyulam dini hari menatah semburat senja menanti, Penuh ASA kian membentang disana, aku tetap menikmati setiap tetes embun dengan kesetiannya menyapa perut bumi, menjuntai indah dipelataran hamparan dedaunan dalam nyanyian dini hari, maka suatu saat tetap kunantikan senandung pesona darimu membahana cakrawala
No comments:
Post a Comment