tambatkan perahu, menyuruk belantara sejuta pohon tua, biarlah hanya bulan menerangi jalan kita. sepasang orang utan lelap mimpi. Sayup genderang malam dengan tarian liar. Teruslah pada jalan terpapas Mandau. Saat fajar saga, anggrek hitam menyeruak, Selaksa genderang menyusup raga, lembut, penari bersimpuh. Jangan lemah karena pasti ada sebambu tuak dahaga
engkau menyentuh dasar palung lautanku untuk mencium belantara dayak disana, aku menikmati untaianmu, membenamkan aku didasarnya; berharap kembali menyatu menyeruak belantara sejuta pohon tua, melenggangkan tangan di gagang Mandau dihamparan kebanggaan anggrek hitam menyeruak; aaacchhh..... biarkan ku tegak penuh sebambu tuak dahaga memujamu yang memabukkanku
ReplyDeleteTenggelam di kedalaman laut-Mu
ReplyDeleteKutemukan sebutir bintang jatuh
Saat ujung jemari menyentuh
Semesta raya berguncang gemuruh...
Hancur meledak Sang Bintang
Pecah menjadi hujan kunang-kunang.