merentang dekap
tanya mencoreng waktu
berjuta asa
merajam sukma
mengalir darah
memerah mengental luka
tiada berperisai jiwa
saat kupanggut kerinduan
padang pasir menghujan oase
tahukah bumi tercumbu angan
melangit sekarat jiwa
membeban biru kian membiru
tiada kuat pundak menentang
No comments:
Post a Comment