Wednesday, 29 September 2010

a c t i u m




harimau yang terlupakan
pertempuran tertetak zaman purba merana
para bala tentara tiada patuh perintah sang

tapi, sebelum kemenangan menggema
masih berbekal khayal belaka
pertempuran telah melintas sang


kalian para bayi mencium jejak merangkak
suatu maha karya berangka diatas tercintai
menyulut kobaran antah berantah kuasa
haluan tatapan dikemuning senja

menyulam batas untuk melupakan sang
lingkaran kian tersingkir bayangan sang
kebenaran sejarah para nenek moyang kini bicara
penghujung pertempuran tetap berkobar kekuatan
menitis perkasa membalut jiwa laksana
kasih mengaliri rongga nafas
menyatu sang

mata penuh tatapan saga
membusung puncak bermakna kemenangan
belahan jiwa sang menatah gemilang

boemilada
desember, 1995


.

No comments:

Post a Comment