Thursday, 17 March 2011

Aera I bulla




tatapan matamu saga menikam perbatasan malam
desah jantung menelanjangi butiran gelembung udara
diatas gelombang menatah arus direlungmu
jemari kiasan alkitab antahberantah bersajak hakekat
bergerak pendoa mengeja sastra lukisan para alam
lengkungan berpualam parasmu menghayat kehidupan,

perjalanan membiru legam melukis sekelumit kelokan
dipegunungan sinai pertemuan membentang
menggelegar kerinduan menatah langit ruh membumi
ujung busurmu membahana jarum anak memanah dewi malam
gemerlap lampion kurusetra tergenap kelam tanpa jiwa
lautan menetak terang mencumbu dentingan perlawanan mata
disepanjang aliran nafas bersenggama halilintar
berseteru tubuh memacu kekang perbatasan jiwa
terkapar meniti hamparan para cakrawala,

malam bersetubuh altar taburan wangi setanggi pemujaaan
mata dewata terlintasi diujung tirai simponi berwajah pasi
kerajaan binatang malam membelah petitenget padang ilalang
seperti bentangan cadik menyunting kerinduan

memelukmu seribu cahaya melantunkan simponi burung pipit
bersenandung dicadikmu membahana menikam
lantunan nafas tiada tertetak memujamu desiran angin malam
cakrawala menjejak riwayat seminyak melukis canggu
dewi malam kekasih hati sang rembulan
memujamu penuh keabadian gemintang mimpi


dewata:menatahcakrwala
menjejakseminyakmelukiscanggu
2010--2011


.

No comments:

Post a Comment