tarian jenjangmu mencumbu kereta angin antahberantah,
langit memeluk senja dipinggir titah berperigi,
sebutir Labeo menghatam kitab purnamu,
dipelataran akhir musim gugur berpelangi jingga,
sang mata dewa menikahi layar bertonggak mandau,
kuntummu kian bermekaran penuh cahaya
menyentuhmu tiada terhenti dalam lipatan warna Gantar,
terbenam dipalung parasmu bergelombang panjang,
aliran sungai mayangmu menikahi jantungku,,
semalam kakimu menatah perjalanan pembaringan panjang,
melintasi hutan hujan memercik lengkungan tubuhmu
membahana deru sang bayu empat penjuru angin
:09
.
No comments:
Post a Comment