Sunday, 23 October 2011

*66

: serpihan satinmu menggema
diperaduan malam menarik beruga
membakar lengkungan dupa



menjejak perjalanan simponi hujan
melintasi altar tersalib makna,
menggema tatahan perjalanan
sebutir lintasan menggaris membesi,
seketika ujung sutera jemarimu
menikam lingkaran warna memutihkan,
jenjangmu melukis tatapan kedepan
melintasi ruatan makna tangga,
memeluk putaran waktu tertatah
sebelah kanan Lenganmu membahana,
serpihan satinmu menggema
diperaduan malam menarik beruga
membakar lengkungan dupa




:18



.

No comments:

Post a Comment