Wednesday, 9 November 2011

:ufuk timur memuja tetesan embun
tertatah dedaunan mencadikmu


ufuk timur memuja tetesan embun tertatah dedaunan
satu kata menggema tanya memuja cakrawala makna
sebaris tatapan bertangkup tangan memuja puja,

tetesan langit membuncah lintasan membumi
semesta alam menikahi pagi bertaut sukma
menjejak lukisan awal menggenapkan akhir
dipenghujung lengkungan tanjung karang terselimuti
cinta kasih memuja sentuhan kosa laksana dewata
tersesap sentuhan lautan tiada terbatas rasa

lengkungan tubuhmu menyatu tungku kian membara
mendetak aliran nafasmu berkerata kencana
deburan ombakmu kian membuih dipenggalang makna
putaran waktu menjelam seutas kerinduan
para mantra menguntai selembar alam semesta
membiru tatapan menuai desah lautan terpasang
butiran pasir putih tersesap pusaran mega
laksana sang bayu mencandi nafas jiwa




.

No comments:

Post a Comment