Friday, 5 March 2010

dibatas trisakti kulepas ujung sutera jemarimu

perlahan riak gelombang sungaimu menghantar cadik sungaiku, di hamparan penggalang kunikmati sunggi melumur bibir purbamu terapung, menyatu dayung lintasan martapura mencium galuh, bayu menyapa riam kanan memuja riam kiri, dibatas trisakti kulepas ujung sutera jemarimu menyatu bulir membulir

4 comments:

  1. sebuah tatapan yang tiada ingin dilepaskan, seiring Kapal mengengkat Jangkar, perlahan Lambaian tanganpun menghilang diterpa angin lautan, saat trisakti kembali membuai berjuta kenangan mengajakku kembali menyapa,

    ReplyDelete
  2. Trisakti penuh kenangan, selalu memanggilku dalam mimpi mendayung cadik menghampiri...
    sebuah makna telah terbentang dibawa semilir sang bayu menyatu gelombang lautan

    ReplyDelete
  3. Tatapan itu tiada pernah kulepaskan, selalu menyatu dalam mimpiku bertahun tahun tertatah bersemayam disana

    ReplyDelete
  4. trisakti penuh suka cita menyelimuti hangat tatapanku...mengukir setiap mimpiku... memanggilku untuk menyatu.

    ReplyDelete