dewata:
saat perlahan matamu membahana`
ternyata semakin nyata,
perlahan jiwa semakin memelukmu
dalam nyata, dalam makna,
Oh ternyata,
semakin tertatah menyeruak pagi
ada sebongkah rindu kian membiru
untukmu seberang selatku,
bangkit dari tidurmu
peluk aku,
No comments:
Post a Comment