Thursday, 1 April 2010

cermin asa menganga

menapaki perjalanan jejak ini
membuhul makna dipertengahan malam
memujamu dalam siang menjelang
bentangkan antaraku denganmu
nafas mengukir kebersamaan mati
dalam indah balada hutan menjelang

telah tersadap peluh lentera
telah tercabik hatiku
hatimu lantaran pilu
bertukar keras dilautan kelembutan
Lembaran itu cermin asa menganga

alam Indonesia:: 1997

No comments:

Post a Comment