menapaki perjalanan jejak ini
membuhul makna dipertengahan malam
memujamu dalam siang menjelang
bentangkan antaraku denganmu
nafas mengukir kebersamaan mati
dalam indah balada hutan menjelang
telah tersadap peluh lentera
telah tercabik hatiku
hatimu lantaran pilu
bertukar keras dilautan kelembutan
Lembaran itu cermin asa menganga
alam Indonesia:: 1997
No comments:
Post a Comment