Thursday, 1 April 2010

telanjang satu persatu rindu

setumpuk meniti hempasanmu menjurai dusun
tanah menyerbak gurindam purba menyeringai

dentingan memahat nurani malam menuju malam
garis mu telah terpatahkan ranum ulu hati
memuja relung petikan dawai membahana

pemenuhan dalam lingkaran pusaka menari
membacamu pepatah usang dalam hujan
menatapmu telanjang satu persatu rindu
soneta terpukau rimbun kebun duku

dusun beringin : 1986
me:boeya

No comments:

Post a Comment