: sebutir makna tertenun ufuk timur
menikahi ufuk barat,
ufuk timur menikam tirai malam
nurbuat tiga makna satu,
tirus parasmu berselendang penat mimpi
semesta alam,
semalam tatahan terang
dihamparan pasir purihmu
bersukacita,
tiga malam mencumbu wajah satu
merona pembaringan panjang,
senja bersolek menanti mimpi
berkain putih
tertenun relung terdalam
mata dewa
perlahan memeluk lengkungan sukmamu
bertungkai elok menggenapkan,
tertiup empat penjuru angin
dihamparan lautan menggaris
tangan perjalanan,
dentingan gemintang
menyetubuhi nafas menggetar desah
sejenak,
setetes sukma
melingkari rembulan
bersabit temaram
berjajar Lilin
tertatah dupa bermandi
lentingan sukma,
Lingkaran antahberantah
tersesap jantung
dipenantian panjang,
simponi para menggema
sentuhan empat penjuru angin
membahana,
ketika jenjangmu
menikam tangga demi tangga mata,
berjajar hutan pinus berbendera kaki
titian perjalanan purbamu,
serpihan mentari menggenapkan
air suci diparasmu
sebutir makna tertenun ufuk timur
menikahi ufuk barat,
semesta tirai dinihari
menggenapkan kelambu kelam malam,
pembaringan panjang bersatin bambu
lengkungan tubuh empat penjuru angin,
parasmu bergelombang mayang
lautan mendetak ombak
membuih diujung karang,
mercusuar mencumbu sukma
berkecipak aliran sungai
membuncah kuala
:06
.
No comments:
Post a Comment