Tuesday, 18 October 2011

*58

:menggaris tiga silang
dua garis berpalang empat,



sepenggal titisan antahberantah
menggema bentangan ufuk timur,
menatah awal menggaris tiga silang
pintaku menetak dua garis berpalang empat,
mentari melempar peluh dihamparan samudera
memuja detak ufuk barat,
gelora angin senja menenun mayangmu
beraroma secawan makna

memujamu para tertatah perisai berbalut bara
diujung pedang bermata dua,
ketika bentangan lautan terlahir membirukan
lengkungan tubuhmu membahana,
serpihan langit tertikam tatapan saga
para ares berdenting persembahan matahari,
dipenghujung pertarungan langit membumi
kepakan sayapmu berlapis lentingan api



:12



.

No comments:

Post a Comment